PANDUAN KONVERSI LAPORAN KEUANGAN DANA BERGULIR


PANDUAN KONVERSI

LAPORAN KEUANGAN DANA BERGULIR

1. Lakukan pengumpulan seluruh data keuangan yang dibutuhkan :
a. Seluruh SPC
b. Seluruh Laporan Realisasi Penyaluran Dana.
c.  Seluruh dokumen pemberian modal atau bantuan oleh pihak lain untuk kegiatan
dana bergulir.
d. Laporan Keuangan (Neraca Program dan Laporan Operasional)
e. Laporan Perkembangan Pinjaman
f.  Daftar Inventaris
g.  Daftar Biaya dibayar dimuka
h. Seluruh Rekening Bank
i.   Laporan Cash Opname terakhir.
j.   Laporan Rekonsiliasi terakhir.

2. Lakukan proses tutup buku dengan penetapan kondisi Rupa-Rupa Aktiva dengan ketentuan
pengakuan Rupa-rupa Aktiva pada Pendapatan atau Biaya.
3. Lakukan evaluasi terhadap keputusan-keputusan MAD tentang perlakukan dan penentuan
penggunaan Bunga Rekening BPPK . Misalnya penggunaan Bunga BPPK digunakan untuk
operasional UPK atau tambahan untuk kegiatan.
4. Langkah-langkah konversi :
a. Pos – Pos Aktiva :
i. Lakukan cash opname posisi terakhir untuk seluruh posisi Kas kemudian
pindahkan  posisi Kas Operasional UPK, Kas Pengembalian UEP dan Kas
Pengembalian SPP ke masing-masing pos di Neraca Dana Bergulir.
ii. Lakukan Verifikasi dan Validasi seluruh Rekening Bank kemudian pindahkan
Saldo Bank : Operasional, Pengembalian UEP dan Pengembalian SPP ke
masing-masing pos di Neraca Dana Bergulir.
iii. Lakukan Penyesuaian untuk Dana BPPK :
1. Jumlahkan Saldo Kas dan BPPK
2. Lakukan perhitungan dana BLM yang belum disalurkan ke desa
termasuk komposisi operasional UPK dan TPK
3. Hitung pendapatan bunga BPPK yang masih menjadi komponen
Neraca Prograam dengan cara total saldo (kas dan Bank) dikurangi
dana yang yang masih belum disalurkan ke desa. Pendapatan bunga
ini masih menjadi hak BPPK sehingga seluruh penggunaan harus
mendapatkan persetujuan MAD.
4. Lakukan perlakuan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan
sebagai berikut :

a. Jika bunga BPPK ditetapkan untuk Operasional UPK maka
porsi bunga BPPK dipindahkan ke Rekening Operasional UPK
Neraca Dana Bergulir.
b. Jika bunga BPPK ditetapkan untuk pendanaan kegiatan lain
maka
iv. Lakukan verifikasi dan validasi posisi pinjaman UEP dan SPP dengan masing-
masing  Laporan  Perkembangan  Pinjaman  dan  Buku   Administrasi
Pengembalian.
v. Lakukan verifikasi dan validasi posisi Biaya Dibayar Dimuka   kemudian
pindahkan seluruh komponen ke Neraca Dana Bergulir.
vi. Lakukan verifikasi dan validasi pos inventaris kemudian pindahkan seluruh
komponen ke Neraca Dana Bergulir.
b. Pos-pos Pasiva :
i. Lakukan verifikasi dan validasi komponen hutang, kemudian pisahkan antara
yang berhubungan dana bergulir dan yang tidak berhubungan dengan dana
bergulir. Atau komponen hutang yang berhubungan dengan komponen pos
Aktiva yang dipindahkan ke Neraca Dana Bergulir.
ii. Hitung komponen modal dana program dengan langkah sebagai berikut :
1. Modal Program :
a. Hitung seluruh penyaluran ke Desa untuk kegiatan UEP dan
SPP.
b. Hitung seluruh alokasi operasional 2 % .
c.  Jumlahkan kedua hasil perhitungan tersebut , dari hasil
penjumlahan tersebut dijadikan sebagai Modal   Dana
Bergulir.
2. Modal dari pihak lain dipindahkan ke Modal Neraca Dana Bergulir
sesuai dengan nilai yang dicatat.
iii. Pindahkan seluruh nilai surplus/defisit ditahan Neraca Program ke Pos
Laba/(Rugi) ditahan di Neraca dana bergulir.
iv. Pindahkan seluruh nilai surplus/defisit tahun berjalan Neraca Program ke
Pos Laba/(Rugi) tahun berjalan di Neraca Dana Bergulir.

About zainulhadi

sebuah harapan yang lebih baik dan lebih baik lagi
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s